Sabtu, 21 Januari 2012

BERTEMU ANAK-ANAK TUHAN part 1


“Saya berterima kasih atas segala perhatiannya kepada kami dan untuk anak2 ini.. semoga ini bisa menjadi semangat kami untuk menjalani kehidupan..” kata pak Siswandi, pendiri yayasan “PASKI”..
Kisah luar biasa ini bermula ketika saya diminta untuk menjadi guide untuk orang Jepang yang akan menyumbang di sebuah yayasan di daerah Depok. Sebenarnya saya agak ragu .. karena saya rasa bahasa jepang saya masih belum sempurna, apalagi untuk jadi penerjemah untuk sebuah persoalan yang penting seperti sumbangan ini.. tapii.. apa salahnya di coba.. kalau kita nggak pernah mencoba, kita ga pernah gagal, sudah pasti kita ga akan pernah berhasil bukan?

Lalu, rabu 18 januari 2012 kemarin.. saya dan teman mama saya “tante uci”, sekitar pukul 11 siang mejemput kimura san dan kuwano san di bandara soekarno-hatta.. selama di perjalanan yang ada di hati saya adalah bagaimana cara supaya nanti bisa berjalan dengan lancar.. benar2 deg..deg..an,,
Tapi, kunci nya adalah,, tenang, yakin, dan percaya diri.. dan terbukti.. smuanya berjalan lancar sampai akhirnya kita bertemu dan segera otw ke depok menuju yayasan PASKI \(^o^)//

Sebelum sampai, kami mampir ke supermarket untuk membeli beberapa sembako untuk di yayasan,, kalian tau? Saat itu saya berpikir, “mereka yang berbeda Negara begitu peduli dengan kami di Indonesia.. apa orang2 mampu di Negara sendiri sempat memikirkan nasib anak2 yayasan yang membutuhkan bantuan?”..
Hmm..

akhirnya setelah berbelanja, 10 menit kemudian kami sampai di yayasan,, saya benar2 penasaran dengan apa yang akan terjadi nanti,, dan benar! Saya menemukan hal yang luar biasa.. the best moment in my life kesekiankalinya.. saya beruntung bisa bertemu dengan anak-anak Tuhan di sana.. 

Kami di antar hingga menuju yayasan yang letaknya agak mendalam dari gang, dan ketika sampai, saya dan yang lainya masuk kesebuah bangunan yang belum jadi, ya.. itu lah yayasan PASKI .. kami disambut dengan nyanyian..
Kami duduk lesehan di depan mereka yang sedang bernyanyi sambil bermain musik dengan gitar kecil khas pengamen jalanan, saat itu saya merinding dan nggak bisa menahan senyum,, melihat begitu banyak di depan saya anak-anak yang seharusnya menjadi harapan bangsa ini.. saya melihat semangat dari cara mereka bernyanyi.. saya bisa rasakan.. begitu pula dengan kuwano san dan kimura san.. kami tersenyum menikmati sambutan hangat dari mereka..

Kalian tau teman-teman? Mereka semua adalah anak-anak terlantar, tidak ada bahkan tidak tahu siapa dan dimana orang tua mereka, sebagian dari mereka adalah pengamen. Mereka tidak bersekolah, dan nggak punya tempat tinggal..

To be continue..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar